Peralatan Diving yang Wajib Diketahui Oleh Pemula

75 views

Menyelam atau diving menjadi salah satu hobi yang digemari oleh masyarakat terutama yang cinta akan laut. Diving berbeda dengan snorkeling walaupun keduanya sama-sama menyelam karena jika snorkeling melakukan penyelaman di permukaan atau hingga beberapa meter di bawah air laut, namun diving menyelam lebih dalam lagi dan butuh peralatan diving untuk pernafasan dan pergerakan di bawah laut. Sebagai pemula yang ingin belajar diving, ada beberapa hal yang harus dipersiapkan.

-font-b-diving-b-font-font-b-equipment-b-font-font-b-diving-b-font

Sebelum Anda bisa melakukan diving, walaupun Anda sudah bisa berenang dengan ahli, Anda butuh sertifikat diving. Sertifikat tersebut bisa diperoleh dengan mengikuti kelas pengenalan dasar atau yang disebut dengan Discover scuba diving yang biasanya dilaksanakan hanya dalam kurun waktu 3-4 hari. Dalam kursus tersebut nantinya And akan mendapatkan informasi mengenai teori dasar, orientasi peralatan, pelajaran baik di kolam atau di laut dangkal serta 1x pengalaman diving yang akan ditemani oleh instruktur profesional.

Setelah Anda mendapatkan sertifikat diving, maka ada beberapa peralatan diving yang harus diketahui dan dipersiapkan. Pertama adalah Buoyancy control device atau BCD yang merupakan jaket penyelam. Nantinya, selang inflator akan menghubungkan antara BCD dengan tangki oksigen. Pada BCD yang bisa dibeli di too online yang menjual peralatan SCUBA ini ada 2 tombol yaitu deflate dan inflate yang memungkinkan penyelam bisa mengatur takaran udara yang pas sehingga tubuh bisa seimbang di bawah air.

Kedua adalah regulator. Alat ini memungkinkan Anda untuk bisa bernafas di bawah laut dan ada katub khusus yang berfungsi untuk mengatur aliran oksigen ketika Anda menarik nafas. Saat Anda menghembuskan nafas, maka regulator akan melepaskan udara tersebut (CO2) dalam bentuk gelembung. Umumnya, penyelam tidak hanya memiliki 1 regulator untuk mengantisipasi jika regulator utama rusak atau tidak berfungsi sehingga di gunakanlah regulator cadangan yang juga bisa dipergunakan untuk memberikan oksigen ke rekan yang sudah kehabisan oksigen.

Ketiga adalah depth – pressure gauge –watch. Depth gauge bermanfaat untuk membantu Anda saat menyelam agar bisa mengetahui level kedalaman saat Anda sedang ada di bawah air. Karena semakin ke dalam pasokan oksigen akan semakin menipis dan kebutuhan oksigen semakin banyak, maka sebelum Anda menyelam, perhitungkan lebih dahulu kedalaman maksimal yang ingin dijelajah. Pressure gauge sendiri untuk membaca berapa banyak sisa oksigen yang ada di dalam tangki. Sedangkan jam anti air berfungsi untuk memberitahu berapa lama Anda sudah di dalam air dan jam tersebut umumnya bisa berfungsi hingga ke kedalaman 150 kaki.

Jenis peralatan diving yang harus diketahui pemula, yaitu:

  • Masker – fins – snorkle. Ketiga alat ini adalah alat dasar dan utama yang harus dimiliki. Masker untuk melindungi wajah Anda agar Anda bisa melihat di dalam air, snorkle untuk membantu bernafas saat Anda sudah ada di permukaan air agar tidak membuang gas oksigen dalam tangki sedangkan fins atau sepatu katak untuk membantu Anda bergerak di dalam air.
  • Pemberat untuk mengatur keseimbangan Anda saat berada di dalam air. Ada jenis yang dipakai sebagai ikat pinggang dan ada juga yang terintergrasi dalam ABCD. Sebelum memilih pemberat pertimbangkan siapa yang akan menyelam (laki-laki atau wanita), tempat menyela dan ketebalan pakaian selam.
  • Tangki yang ukurannya berbeda sesuai dengan panjang tubuh dari penyelam. Tangki berisi oksigen untuk sumber udara saat Anda berada di dalam air.